fbpx

2 Guru Besar Baru di Fakultas Ekonomi UNISSULA, Dikukuhkan

Semarang, 13 Agustus 2024 – Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) terus memperkuat posisi akademisnya dengan mengukuhkan dua dosen Fakultas Ekonomi sebagai guru besar dalam rapat senat terbuka yang digelar di kampus UNISSULA. Dosen yang mendapatkan kehormatan ini adalah Prof. Dr. Indri Kartika, S.E., M.Si., Ak., CA, dan Prof. Nurhidayati, S.E., M.Si., Ph.D. Kedua profesor baru ini, dengan dedikasi dan keahlian mereka, siap memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Pengukuhan dua guru besar ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh apresiasi. Rektor UNISSULA, Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.H., dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran guru besar dalam pengembangan perguruan tinggi. “Unissula kembali melahirkan dua profesor atau guru besar baru. Dua profesor ini memberikan keteladanan pada ilmu pengetahuan, dan harus beriman kepada Allah,” ujar Prof. Gunarto

Rektor juga menegaskan bahwa tugas guru besar tidak hanya terbatas pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga mencakup pengabdian kepada bangsa dan negara. Beliau mengingatkan bahwa Prof. Indri dan Prof. Nurhidayati harus terus bekerja keras untuk membesarkan Fakultas Ekonomi UNISSULA. “Mereka merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat penting bagi keunggulan Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, saya berpesan agar Prof. Indri dan Prof. Nurhidayati harus bekerja keras untuk membesarkan Fakultas Ekonomi UNISSULA,” tambahnya.

Prof. Dr. Indri Kartika

Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Indri Kartika menyampaikan tema yang relevan dan mendesak, yaitu “Corporate Governance di Indonesia dan Tantangannya di Era Society.” Sebagai seorang guru besar di bidang Ilmu Akuntansi, Prof. Indri menjelaskan bahwa Good Corporate Governance (GCG) adalah fondasi penting bagi setiap organisasi. Menurutnya, GCG bukan hanya sekedar rangkaian prosedur, tetapi merupakan sistem yang memastikan keputusan perusahaan diambil berdasarkan prinsip keadilan, transparansi, tanggung jawab, dan akuntabilitas.

“Good Corporate Governance diperlukan oleh setiap organisasi untuk mencapai tujuan dengan memelihara keseimbangan kepentingan semua pihak,” ujar Prof. Indri. Ia juga menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi dalam implementasi GCG di Indonesia, terutama dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi yang cepat.

Prof. Indri mengajak seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, untuk bekerja sama dalam mengatasi tantangan-tantangan ini dan memastikan bahwa prinsip-prinsip GCG diterapkan secara konsisten di seluruh sektor industri. Dengan begitu, diharapkan organisasi di Indonesia dapat beroperasi dengan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Prof. Nurhidayati

Sementara itu, Prof. Nurhidayati yang kini menjabat sebagai guru besar di bidang Ilmu Manajemen, mengangkat tema yang tak kalah penting dalam pidato pengukuhannya, yaitu “Inter-Organizational Knowledge Mechanisms (IOKMs) dalam Perspektif Religius: Sebuah Pendekatan Menuju Percepatan Transformasi Digital UMKM.”

Prof. Nurhidayati, yang menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Curtin University, Australia, berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya proses pembelajaran dan interaksi sosial dalam menciptakan pengetahuan baru yang dapat meningkatkan kapabilitas organisasi.

Menurut Prof. Nurhidayati, mekanisme hubungan interaksi antar organisasi atau Inter-Organizational Knowledge Mechanisms (IOKMs) adalah kunci dalam menghasilkan pengetahuan dan kapabilitas pembelajaran (learning capability) yang diperlukan untuk percepatan transformasi digital di sektor UMKM. “Dengan memanfaatkan IOKMs, UMKM dapat meningkatkan kapasitasnya dalam berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan teknologi yang semakin cepat,” jelasnya

Prof. Nurhidayati juga menggarisbawahi bahwa pendekatan religius dalam penerapan IOKMs dapat memberikan landasan moral yang kuat bagi pelaku UMKM dalam menjalankan bisnis mereka. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai religius dalam manajemen pengetahuan, diharapkan UMKM dapat berkembang dengan lebih berkelanjutan dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Kedua guru besar baru ini berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan di UNISSULA. Prof. Indri dan Prof. Nurhidayati berencana untuk mengembangkan program-program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional.

Prof. Indri, misalnya, berencana untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait implementasi GCG di berbagai sektor industri di Indonesia. Ia juga akan mengembangkan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan Fakultas Ekonomi UNISSULA memiliki kompetensi yang unggul dan siap bersaing di pasar global.

Sementara itu, Prof. Nurhidayati akan fokus pada pengembangan program-program pelatihan bagi pelaku UMKM, terutama dalam bidang transformasi digital. Ia berencana untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah, untuk mendukung upaya peningkatan kapabilitas digital UMKM di Indonesia.

Rektor UNISSULA, Prof. Gunarto, dalam sambutannya, juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mencapai visi dan misi universitas. Ia mengajak seluruh sivitas akademika UNISSULA untuk bekerja sama dalam membangun lingkungan akademik yang kondusif dan produktif.

“Kita harus membangun kolaborasi bersama-sama dengan seluruh dosen, tenaga pendidik, dan stakeholders untuk kebaikan. Kolaborasi yang didasarkan pada nilai-nilai kebenaran dan keadilan, bukan permusuhan. Kolaborasi untuk kebaikan dan kemuliaan,” pesan Prof. Gunarto.

Pengukuhan dua guru besar baru ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi seluruh sivitas akademika UNISSULA untuk terus berinovasi dan berprestasi. Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, UNISSULA siap untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas dan penelitian yang berorientasi pada pemecahan masalah-masalah nyata di masyarakat.

Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) adalah perguruan tinggi swasta yang berkomitmen untuk mencetak generasi unggul yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek pendidikan, UNISSULA terus berupaya untuk menjadi universitas terkemuka yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.

Leave a Reply