
Semarang, 15 April 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) resmi membuka Program Studi S1 Bisnis Digital sebagai langkah strategis dalam merespons pesatnya transformasi ekonomi berbasis teknologi di Indonesia. Izin pendirian program studi tersebut telah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 337/B/O/2026 tertanggal 8 April 2026.
Rektor Unissula, Gunarto, menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin tersebut. Ia berharap kehadiran Program Studi Bisnis Digital dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis berbasis digital.
Seiring dengan terbitnya izin, Program Studi S1 Bisnis Digital FEB Unissula kini telah resmi dibuka bagi calon mahasiswa baru. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman resmi PMB Unissula, sebagai bentuk kesiapan institusi dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dekan FEB Unissula, Heru Sulistyo, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mendorong perubahan signifikan dalam dunia bisnis, dari model konvensional menuju ekosistem digital. Digitalisasi tidak hanya mengubah pola konsumsi dan distribusi, tetapi juga layanan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, diperlukan tenaga kerja yang tidak hanya memahami konsep bisnis, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi dalam praktiknya.
Baca juga : Kepala Biro Keuangan BNPB Dr. Ir. Rifai Terima Gelar Guru Besar Kehormatan dari FEB UNISSULA
Tingginya penetrasi internet di Indonesia turut membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi digital. Masyarakat kini semakin terbiasa melakukan transaksi secara daring, sehingga kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang pemasaran digital, analisis data, dan pengelolaan e-commerce terus meningkat. Melalui program studi ini, FEB Unissula berkomitmen menyiapkan lulusan yang adaptif dan kompeten sesuai kebutuhan industri.
Selain itu, Program Studi Bisnis Digital juga diarahkan untuk mendorong lahirnya wirausahawan muda berbasis teknologi. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja melalui pengembangan startup digital. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mengurangi tingkat pengangguran.
Pembukaan program studi ini juga menjadi bagian dari upaya menghadapi tantangan era Revolusi Industri 4.0, di mana integrasi teknologi seperti kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things semakin krusial dalam berbagai sektor. Dengan penguatan pendidikan di bidang bisnis digital, diharapkan Indonesia mampu meningkatkan daya saing nasional di tingkat global.
Lulusan Program Studi S1 Bisnis Digital memiliki prospek karier yang luas, mulai dari digital marketer, data analyst, e-commerce manager, konsultan bisnis digital, hingga pengembang startup berbasis teknologi. Selain itu, lulusan juga memiliki peluang besar untuk menjadi wirausahawan digital yang mampu menciptakan inovasi dan nilai ekonomi baru melalui pemanfaatan teknologi.



