SEMARANG — Lebih dari 200 mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Sultan Agung (FEB UNISSULA) mengikuti kuliah umum bertajuk “Pencegahan Perilaku Menyimpang dan Tindak Pidana pada Masa Perkuliahan”, Senin (14/9/2026). Kegiatan yang digelar di Aula FEB UNISSULA Lantai 3 tersebut menjadi bagian dari program SANAK BASSAMA Goes To Campus yang diinisiasi Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang.

Tak hanya diikuti mahasiswa baru FEB UNISSULA, kegiatan ini turut melibatkan delegasi dari sejumlah perguruan tinggi di sekitar Semarang. Kehadiran mahasiswa lintas kampus tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pesan pencegahan dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap berbagai risiko perilaku yang dapat berujung pada permasalahan hukum.
Melalui kuliah umum ini, Bapas Kelas I Semarang mengajak mahasiswa untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta memahami batasan dan konsekuensi hukum dari setiap tindakan.
Masa perkuliahan dinilai menjadi fase penting dalam pembentukan karakter dan kemandirian mahasiswa. Kebebasan dalam menentukan pilihan perlu diimbangi dengan kemampuan untuk bertanggung jawab, termasuk dalam menghadapi berbagai pengaruh lingkungan, pergaulan, kekerasan, maupun bentuk perilaku menyimpang lainnya.

Program SANAK BASSAMA Goes To Campus hadir dengan pendekatan edukatif dan preventif, dengan mendorong mahasiswa menjadi bagian dari terciptanya lingkungan kampus yang aman, positif, berintegritas, dan bebas dari kekerasan serta perilaku menyimpang.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bapas Kelas I Semarang dan FEB UNISSULA. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Bapas dan perguruan tinggi dalam membangun upaya pencegahan perilaku menyimpang dan tindak pidana di kalangan generasi muda.
Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemasyarakatan, Bapas Kelas I Semarang berharap pesan pencegahan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi kesadaran bersama yang tumbuh di lingkungan kampus.
SANAK BASSAMA Goes To Campus menjadi pengingat bahwa membangun masa depan tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga karakter, tanggung jawab, dan kesadaran hukum.


